Menyikat gigipun ada aturan nya.
KOMPAS.com Cara menyikat gigi yang salah bisa menyebabkan gigi menjadi sensitif. Untuk memperoleh hasil kebersihan gigi dan mulut yang optimal, perlu diperhatikan juga cara menyikat gigi yang benar.
Menyikat gigi yang benar adalah minimal dua kali sehari, yakni setelah sarapan pagi dan sebelum tidur malam. Pada waktu tidur, produksi air liur berkurang sehingga menimbulkan suasana asam di mulut. Jika saat itu ada sisa-sisa makanan di gigi, mulut semakin asam dan kuman pun akan tumbuh subur dan membuat lubang pada gigi. Dengan menyikat gigi, sifat asam ini bisa dicegah.
Kemudian sikatlah gigi depan dengan arah ke atas dan ke bawah. Untuk gigi samping, sikatlah dengan gerakan memutar dengan sebagian sikat mengenai gigi dan sebagian lagi mengenai gusi. Gerakan ini memberikan pijatan pada gusi sehingga bisa memperlancar peredaran darah di gusi.
Sementara gigi bagian dalam disikat dengan arah dari bawah ke atas untuk gigi bagian bawah dan dari atas ke bawah untuk gigi bagian atas. Lamanya waktu menyikat yang dianjurkan adalah sekitar 2 menit dan menjangkau semua permukaan gigi untuk mencegah penumpukan sisa-sisa makanan penyebab plak.
Hati- hati kecanduan pornografi
KOMPAS.comSaat ini diperkirakan lebih dari 420 juta orang dewasa secara rutin mengakses situs porno. Pesatnya perkembangan teknologi, khususnya internet, memang membuat pornografi bisa diakses dengan mudah dan murah tanpa terkesan jorok. Sayangnya, situs khusus orang dewasa itu juga ikut diakses oleh anak-anak.
Pada 2004, dewan ahli di Amerika Serikat pernah menyampaikan kepada Senat mengenai bahaya candu dari produk bernama pornografi terhadap fungsi otak. Pengaruh pornografi pada otak disebut dengantoxicatau racun. Kecanduan pornografi sama prosesnya dengan kokain dan zat adiktif lainnya.
Kecanduan tersebut juga merusak fungsi dan struktur otak dengan pola yang sama dengan gejala-gejala adiksi fisiologis karena obat-obatan dan alkohol.
Seorang ahli jiwa bahkan mengatakan, paparan pornografi secara terus-menerus akan menyebabkan perubahan konstan pada neurotransmiter dan melemahkan fungsi kontrol. Seseorang yang kecanduan pornografi bakal tak bisa mengontrol perilaku seksnya dan mengalami gangguan memori.
Menurut Mary Anne Layden, PhD, psikolog dari Universitas Pennsylvania, seperti halnya pecandu narkoba atau alkohol yang butuh dosis lebih besar agar bisa"melayang", para pecandu pornografi pun punya kebutuhan untuk melihat materi porno yang lebih ekstrem untuk mencapai level kepuasan tertentu, misalnya saja adegan seks dengan anak kecil atau binatang.
Namun, berbeda dengan kecanduan narkoba atau alkohol, kecanduan pornografi tidak hanya memengaruhi fungsi otak, tapi juga merangsang tubuh, fisik, dan emosi diikuti perilaku seksual.
Menurut Louanne Cole Weston PhD, terapis seks, ada tiga alasan utama yang menyebabkan seseorang mengakses hal-hal berbau porno, yakni ingin fantasi mereka jadi kenyataan, menghindari keintiman dalam hubungan, dan sarana masturbasi.
"Kadang mereka hanya ingin melihat hal-hal yang selama ini cuma bisa dibayangkan, misalnya karena pasangannya tak mau melakukan seks oral saat berhubungan sehingga mereka mencari video atau gambar orang yang melakukan seks oral,"kata Weston.