Cari Uang Melalui Internet

Berpikir sejenak tentang dunia hape dan internet

Hape dan internet – kata-kata yang ditahun 90-an tidak dikenal . . . tapi sekarang ? ?
Hape beranak-cucu gara-gara didukung menjamurnya BTS (Tower sinyal hape), BTS berkembang biak gara-gara investasi besar-besaran di bisnis telekomunikasi.
Didorong habis-habisan lagi dengan adanya internet tanpa kabel mulai GPRS, 3G, HSDPA, dst – yang menghilangkan batas-batas desa dengan kota, kota kecil dengan kota metropolis, bahkan melintasi batas-batas negeri !
Lahirlah ratusan ribu atau jutaan lapangan kerja baru – mulai dari penjual voucher, toko-toko hape, abang penjual hape bekas, tukang service, customer service, dan buaanyak lagi macamnya !
Masih segar di ingatan, dulu pakainya Nokia 3100 layar mungil seharga Rp 1.5 juta rupiah di tahun jadul – angka yang lumayan gede jaman itu – mungkin harganya hampir sama dengan  televisi tabung dengan layar jauh lebih gede ! Memorynya sekitar 1 MB (Megabytes), games dan aplikasinya berkisar 30-50 KB !
Hanya dalam hitungan tahun sekarang sudah muncul Blackberry yang dipakai lebih dari sejuta pelanggan, Nokia 5800 layar sentuh Symbian pertama, aneka PDA Windows Mobile (Dopod, O2, HTC, Samsung Omnia, dll), sampai Iphone 4 dan sekarang si Android !
Ini bisnis luarbiasa karena dalam hitungan tahun (bukan belasan tahun lho !) sudah menjangkau berbagai lapisan masyarakat – nggak pimpinan negara, boss-boss perusahaan, ilmuwan, agamawan, salesman, siswa-siswi, pedagang kaki lima, bahkan abang sayur !
Ini bisnis luar biasa – tanpa salesman keliling tapi merambah seluruh kepulauan dari ujung ke ujung.
Ini bisnis luar biasa yang merubah kebiasaan gaptek bapak-bapak, ibu rumah tangga yang asalnya takut teknologi menjadi tahu ringtone, tahu memotret (jaman dulu hanya pehobby yang bisa memotret atau beli alat potret). Juga luarbiasa menciptakan anak-anak muda berbahasa “aneh” yaitu saat menghemat pengetikan SMS (contoh : kl ngk slh gue agk terlmbt hrp tngu yach !) dan banyaaak lagi !
Ini bisnis luar biasa – hanya hitungan beberapa tahun meruntuhkan jumlah pemakai kartu pos, kartu Lebaran, kartu Natal, kartu Tahun baru – bahkan mengurangi drastis jumlah surat yang sudah dikenal berabad-abad !
Ini bisnis luar biasa yang memungkinkan kakek-nenek, remaja, bahkan balita ! mereka setiap detik bisa mengakses gambar porno, film sadis, artikel sesat dan apapun yang kadang nggak terbayang oleh kita !
Ini bisnis luar biasa karena dikala para produsen lain menghasilkan barang yang diangkut truk-truk dan transport lainnya – bisnis telekomunikasi tidaklah mempunyai wujud nyata ! Hanya berupa gelombang-gelombang di udara kasat mata, bahkan tidak terasa sentuhan ataupun baunya ! Tidak menghasilkan aset yang bisa disimpan dan menjadi investasi atau tabungan ! Tapi untuk itu masyarakat kita rela menguras kantongnya beratus milyar tiap bulan, bertriliun-triliun rupiah tiap tahun – angka yang cukup untuk membeli barang bergudang-gudang !
Dengan dampak sedahsyat ini – tentu akan jadi pisau bermata dua bila tidak dikelola dengan seksama, dengan penuh wacana jauh ke depan, dengan penuh dedikasi.
Sungguh bisnis raksasa ! Memakai aneka teknologi mutahir dengan investasi yang tidak bisa dihitung kalkulator luar negeri (yang cuman 8 digit !).
Apa yaa yang terjadi bila layanan bisnis ini beristirahat alias berhenti alias macet beberapa bulan ? Wuuh nggak kebayang dah ! Atau bahkan hanya macet beberapa jam ?
Mungkin seperti ini yang terjadi :
Ribuan kantor, toko, pabrik, rumah sakit – kesulitan menghubungi relasinya – sulit menerima order telpon, sulit memesan bahan baku, memesan obat, dsb, dsb.
Jutaan murid sekolah tidak bisa tanya pe-er, tidak bisa bersenda gurau via SMS, tidak bisa curhat seharian, dsb, dsb.
Jutaan ibu rumah tangga tidak bisa ngatur antar-jemput anaknya, tidak bisa ngrumpi dengan teman-temannya, dsb, dsb.
Atau mungkin juga – puluhan jutaan orang tidak mengalami kesulitan sama sekali – hanya berhenti ngobrol sejenak dan menunggu nyalanya telekomunikasi tadi ? ? ?
Teliti kembali pemakaian beaya telekomunikasi – apakah kita “menyumbang” (untuk kegiatan yang kurang menghasilkan nilai lebih) atau benar-benar “memanfaatkan” kelebihan teknologi ini !
Salam
Lanjutan keunikan dunia yang tercipta 10 tahunan terakhir ini !
Betapa luar biasanya bisnis telekomunikasi termasuk hape dan internet sudah banyak di bahas di seri 1.
Tidak hanya pengaruhnya yang luarbiasa, ternyata dalam hal layanan dan produk nya pun luarbiasa !
Tanpa segan provider telekomunikasi mengiklankan diri secara masal, besar-besaran, serba wah – tentunya dengan budget promosi yang luarbiasa juga :
  1. Menghidupkan para pembuat film iklan, pemeran iklan, pengisi suara, kameraman, dsb dalam membuat berbagai iklan dan mensponsori berbagai acara teve.
  2. Memberi aliran kas luarbiasa untuk stasiun televisi, stasiun radio, majalah, tabloid, dsb dengan iklan-iklannya yang bisa sepanjang hari, sepanjang tahun !
  3. Tidak ketinggalan menghidupkan para pembuat papan reklame, spanduk, pemasangan, pajak reklame untuk pemkot, dsb !
  4. Tidak banyak perusahaan yang punya kekuatan kas sebesar perusahaan telekomunikasi dalam membeayai iklan-iklannya ! Sepuluh tahun lalu tak terbayangkan bakal ada seperti ini !
Belum lagi promosi berupa aneka pentarifan – mulai dari tarif yang bisa dimengerti orang-hutan sampai yang butuh komputer canggih untuk menghitungnya !
  1. Ada yang tarif murahnya berlaku jam-jam tertentu, dimana pemakai perlu waspada saat pergantian jam – menegangkan ! bisa beda tarif bumi-langit ! ada yang Rp 24 per menit, Rp 25 per menit (jangan jangan ada juga yang Rp 26, 27, dst ???)
  2. Ada yang menyatakan tarifnya Rp 1 atau bahkan Rp 0.00001 – luaaaarbiasaaaa ! sungguh super murah ! cuman jangan lupa syarat dan ketentuan berlaku ! alangkah bagusnya kalau ada sekolah tarif telekomunikasi – biar kita-kita sebagai konsumen pandai menghitung tarif !
  3. Ada lagi paket internet dimana berlaku tarif Rp 1 per KB – lagi-lagi pemakai harus memperhatikan kalau sudah mencapai batasan tertentu si tarif bisa melompat-lompat riang menjadi 5x atau bahkan 12x lipat ! Artinya bila pakai 10 MB cukup Rp 10 ribu bila keterusan sampai Rp 100 MB bisa ratusan ribu – wow wow !
  4. Belum lagi kehebatan otomatisasi potongan-potongan pulsa tanpa diundang pemakai – bisa dilihat di beberapa artikel lain di situs ini. Sampai adanya potongan yang “cerdas” yaitu saat jumlah pulsa tidak mencukupi tidak memotong sampai berhari-hari, berminggu-minggu – tapi begitu pulsa diisi mencukupi – siiiuuut langsung motong otomatis tis !
  5. Sungguh cara-cara promosi yang tak terbayangkan 10 tahun lalu !
Tidak ketinggalan pula berbagai layanan disediakan dengan istilah teknologi yang makin hari makin tinggi ! Mestinya ini merupakan perwujudan dari macam-macam promosi di atas kan ya ?
  1. Internet unlimited dengan kecepatan sampai 256 kbps ! harganya sih menarik ada yang dapat kuota 500 MB hanya dengan Rp 25 ribu, kelebihan dari kuota tidak kena beaya – waah sip sip. Sayangnya, di lokasi di pakainya tidak tersedia sinyal yang cukup – sehingga jangankan pakai – untuk connect saja hampir tidak pernah berhasil !
  2. Lha kalau connect tidak berhasil – adakah harapan pelanggan memperpanjang untuk bulan kedua, apalagi ketiga ? ? ?
  3. Di sisi lain dengan bangga para provider memberikan pernyataan – telah berhasil melaunching paket internet dengan speed 3G, 3.5G, HSDPA sampai 7.2 Mbps, 14 Mbps ! pertanyaannya berapa luas lokasi yang bisa menikmati kecepatan sedahsyat itu ?
  4. Ada lagi provider lain waktu dicoba wuiiih hasilnya mantap bisa sampai 40-50 KBps ! tapi waktu dicoba di lokasi pemakainya – sinyalnya sih ada EDGE cuman kok kecepatan jadi merayap 5 KBps ! akibatnya untuk membuka situs biasapun sangat lambat, apalagi untuk nonton movie atau download !
  5. Adalagi yang putus, disambung putus lagi, sampai belasan kali seperti itu ! akhirnya pemakai tidak mendapatkan yang dibutuhkannya, cuman acara putus sambung dan bayar !
  6. Kalau kecepatan merayap atau putus-putus – adakah harapan pelanggan memperpanjang untuk bulan kedua ? ? ?
  7. Ada lagi yang lumayan cepat di lokasi pemakai, bahkan bisa dipakai berjam-jam tanpa putus – kereen ! Masalahnya di waktu-waktu lain kadang sudah masuk, kalaupun berhasil tidak selesai-selesai loading ! jadi kadang bisa dipakai, kadang tidak bisa dipakai !
  8. Kalau kadang bisa dipakai, kadang tidak bisa dipakai – dan bisanya saat si pemakai sibuk urusan lain – lha terus untuk apa berlangganan paket ? ? ?
Ooh benar-benar bisnis luarbiasa – dengan segala kemegahannya seringkali seperti itu manfaat yang didapatkan pemakai / konsumen !
Mungkin ini tidak menimpa semua pemakai, entahlah – tapi kok dari pengalaman sendiri dan sejumlah rekan di berbagai lokasi tinggal / perumahan yang bukan di pinggir kota, malah kotanya besar-besar – ternyata tidak konsisten seperti itulah yang dialami secara nyata !
Jadi sampai saat ini masih belum bisa menangkap apa sih tujuan bisnisnya ? bersusah-payah mengatur macam-macam, membelanjakan macam-macam, mengejar pertumbuhan pelanggan. Tapi selanjutnya pelanggan sering membayar untuk sesuatu yang sering tidak dapat dinikmati  ? ? ?
Satu pertanyaan : apakah kondisi semacam ini disadari dan dirasakan juga oleh para petinggi bisnis ini ???
Semoga suatu hari nanti ada pakar-pakar yang menjelaskan dengan gamblang . . . bagaimana hukum ekonominya, bagaimana hukum perlindungan konsumen nya, bagaimana hukum – entah apa lagi ???